Jenis-Jenis Resistor Laptop Yang Harus Diketahui Teknisi Pemula

Jenis-Jenis Resistor Laptop. Apakah Anda ingin belajar menjadi teknisi laptop atau memperbaiki laptop ? maka Anda harus mengetahui komponen apa saja yang terdapat di dalam rangkaian motherboard laptop. Salah satu yang perlu diketahui adalah Resistor.

Resistor adalah sebuah komponen pasit yang digunakan untuk menghambat arus yang terdapat pada rangkaian motherboard laptop. Ukuran dari resistor laptop biasanya sangat kecil. Komponen elektronik ini dibuat untuk menahan arus listrik dengan memproduksi tegangan atau voltase pada 2 kutub. Sehingga besar kecil arus listrik yang ada di motherboard laptop ditangani oleh komponen yang kecil ini.

Resistor sendiri memiliki satuan atau besarannya dengan sebutan Ohm, yang berasal dari kata OMEGA. Sehingga ketika Anda memperbaiki komponen dan rangkaian elektronik dengan memperhatikan satuan ini. Di dalam komponen elektronik yang ada di dalam laptop, Anda akan melihat lambang angka ” R ” yang berarti Resistor.

Sekarang ini dipasaran juga ada banyak jenis resistor yang berbeda-beda, seperti Fixed Resistor yang terdiri dari Resistor Carbon, Wirewound dan juga Metal Film. Terdapat juga resistor yang dapat dirumah nilai resistensinya seperti jenis Variabel Resistor seperti Trimpot dan Potensiometer. Selain itu ada resistor yang nilai resistensinya dapat berubah ketika terkena cahaya yaitu resistor LDR atau Light Dependent Resistor dan untuk jenis resistor yang resistensinya berubah tergantung dengan suhu yaitu NTC atau Negative Thermal Resistance.

Untuk lebih detail dan lebih jelas tentang jenis resistor laptop yang mungkin akan sering Anda temui ketika memperbaiki laptop, silahkan penjelasan di bawah ini.

Jenis-Jenis Resistor Laptop

Jenis-Jenis Resistor Laptop

Resistor Kawat atau Wirewound

Jenis pertama ini merupakan jenis resistor yang terbuat dari kawat nikelin atau juga terbuat dari maganin yang dililitkan pada bahan porselin atau keramik. Jenis resistor kawat ini dapat menerima daya yang lebih tinggi dari jenis resistor film logam atau film karbon, sehingga dapat mencampai ratusan watt.

baca: Tips Memilih Hardisk Eksternal yang Bagus dan Terbaik Wajib Diketahui

Resistor Karton

Resistor ini memiliki unsur resistif yang memiliki bentuk tabung dengan adanya kawat dan penutup logam yang berada di kedua ujungnya. Bodi resistor ini biasanya dilindungi dengan plastik atau cat. Dan pada cat atau bodi plastik biasanya terdapat kode dan nilai resistensi resistor. Jenis ini memiliki resistansi 1 ohm sampai 10 Mega Ohm, daya 0,25 sampai 1 watt dan memiliki tegangan maksimal 500 volt.

Resistor Meta Film

Jenis resistor ketiga ini memiliki 2 jenis yaitu resistor film karbon dan resistor film logam. Dan yang paling umum ditemukan adalah resistor film karbon. Bahan kartob dilapiskan pada batang isolator, dan nilai hambatan dari resistor ini ditentukan berasarkan tebal dan juga panjang lapisan karbon pada batang keramiknya. Jika lapisan karbon berbentuk spiral biasanya memiliki nilai hambatan yang tinggi. Sedangkan untuk jenis film logam, maka resistor terbuat dari nikel yang dilapiskan pada batang keramik. Resistorini digunakan pada rangkaian elektrinika dengan ketelitian yang tinggi.

Resistor Potensiometer

Jenis selanjutnya adalah Potensiometer, ini adalah resistor dengan 3 termal yang memiliki sambungan geser yang membentuk pembagi tegangan yang dapat diatur. Bila hanya 2 termal yang akan digunakan maka salah satu ternal tetap dan termal 2 digeser. Jenis ini memiliki peran sebagai resistor Rheostat atau variabel, dan biasa digunakan pada perangkat elektronik seperti pengendali suara atau audio dan pengendali masukan sirkuit elektronik.

Resistor Tripotensiometer

Tripotensiometer sering disingkat sebagai trimpot, dengan bentuk yang kecil dengan nilai tahanan yang dapat berubah-ubah, tapi resistor ini hanya dapat diubah dengan bantuan obeng kecil. Jenis ini menggunakan bahan arang atau karbon. Resistor ini biasa dipasang di PCB ataupun di breadboard. Digunakan juga untuk pengaturan kecerahan LCD atau kalibarasi.

NTC ( Negative Thermal Resistance )

Ini merupakan resistor yang dapat berubah tergantung dengan suhu atau temperatur. Jika suhu tinggi maka resistensi akan kecil dan sebaliknya.

LDR( Light Dependent Resistor )

baca: Review ASUS ZenBook UX433FN, Laptop Ringan & Gahar Speed Up to 4,6 GHz

Sedangkan jenis resistor yang terakhir adalah LDR( Light Dependent Resistor ). Resistor ini bisa berubah-ubah berdasarkan itensitas cahaya yang diserap.

Anda harus bisa memahami jenis resistor laptop terlebih dahulu, karena ketika membuka rangkaian motherboard laptop nantiknya akan banyak komponen yang harus Anda ketahui fungsi dan perbaikannya.

Jenis-Jenis Resistor Laptop Yang Harus Diketahui Teknisi Pemula | yoona | 4.5